fajarnews

Gaet Wisatawan ke Ciayumajakuning, ASPPI Bakal Gelar West Java Travel Mart

Redaksi : Andriyana | Selasa, 2 Mei 2017 | 19:59 WIB

Fajarnews.com, CIREBON - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Wilayah III Cirebon bakal menggelar West Java Travel Mart (WJTM) 2017 yang akan berlangsung pada tanggal 12-14 Mei 2017 mendatang.

ASPPI menargetkan akan mengundang 100 buyer dari Indonesia dan Asean di ajang yang digelar untuk mendongrak kunjungan wisatawan ke Ciayumajakuning ini.

“Target kami 100 peserta dari domestic dan Asean. Untuk seller ada 50. Target kami 75 persen dari domestik dan 25 persennya dari Asean. Saat ini yang sudah confirm hadir yaitu dari Malaysia dan Thailand. Kami juga mengundang asosiasi-asosiasi pariwisata lainnya untuk lokal dan nasional,” ungkap Ketua ASPPI Wilayah III Cirebon, Taufik Hidayat, Minggu (30/4).

Rencananya, pada rangkaian kegiatan WJTM 2017 ini akan dirangkai acara table top di Hotel Santika Cirebon yang akan berlangsung pada hari pertama, tanggal 12 Mei 2017.

Table Top ini merupakan ajang pertukaran informasi yang mempertemukan antar pengusaha-pengusaha travel (travel owner) atau pelaku industri pariwisata dari berbagai kota di Indonesia, dan membangun jaringan kerjasama pariwisata yang lebih luas.

Selain menggelar table top, agenda kegiatan WJTM 2017 ini juga akan dirangkai dengan kunjungan ke objek wisata Paralayang di Majalengka.

“Kali ini kami pilih Paralayang. Kami mencoba mengeksplor kawasan wisata yang ada di Majalengka, dan kebetulan yang siap untuk dijual baru Paralayang. Sebenernya banyak kawasan yang bagus di Majalengka tapi masih susah untuk dakses dengan bus besar ataupun bus medium, jadi hanya bisa diakses oleh mobil pribadi atau elf atau Hiace. Kalau untuk bus ¾, bus itu masih belum bisa kami akses,” ucapnya.

Selain mengunjungi obyek wisata, para peserta WJTM 2017 juga akan diajak melakukan kunjungan ke bandara internasional Kertajati (BIJB).

“Kami akan ada visit ke project BIJB. Kemarin kami juga sempat meeting dengan dirut BIJB. Harapan kami dengan dibukanya bandara Internasional Jawa Barat nanti di 2018 akan membuat suatu peluang pariwisata untuk wilayah Cirebon sekitarnya, akan lebih meningkatkan kunjungan wisatawan,” pungkasnya.

Potensi ini, tambahnya, meski dicermati dari sekarang khususnya oleh para pelaku industri pariwisata. Kunjungan ke BIJB ini menjadi salah satu agenda utama pada WJTM 2017.

“Jangan sampai nanti sudah dibuka baru kita akan kewalahan. Itulah makanya kenapa kita mulai dengan West Java Travel Mart tahun ini. Saya harapkan juga teman-teman baik itu travel agen maupun yang lain sudah melihat antisipasi ini. Sayang kan kalau sudah BIJB dibuka ternyata para wisatawan masih lanjut ke Bandung. Ini sangat disayangkan,” ungkapnya. (DRI)

Loading Komentar....