fajarnews

Cadas Gantung Majalengka, Eksotisme Alam di Kaki Gunung Sanghyang Dora

Redaksi : Andriyana | Rabu, 26 April 2017 | 22:35 WIB

VIAN
Cadas Gantung yang terletak di Desa Mirat Leuwimunding. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota, dengan menempuh perjalanan sekurang-kurangnya 45 menit

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Majalengka merupakan sebuah kabupaten yang sohor dengan sebutan Kota Angin, selain itu keindahan alamnya tak bisa dipandang sebelah mata. Salahsatunya adalah Cadas Gantung yang terletak di Desa Mirat Leuwimunding.

Cadas gantung, terletak di puncak sebuah bukit kecil yang begitu eksotis di kaki Gunung Sanghyang Dora, dari puncak bukit jika menghadap ke arah barat,  Anda dapat menyaksikan hamparan alam bumi Majalengka, mata seolah menghijau segar menyaksikan samudera pepohonan yang terhampar di dataran rendah.

Di sisi timur Anda akan menatap Gunung Sanghyang Dora yang menjulang, sementara di sisi lain berjajar bukit-bukit seolah bergandengan menjadi garis langit.

Lokasinya tidak jauh dari pusat kota, dengan menempuh perjalanan sekurang-kurangnya 45 menit Anda akan tiba di lokasi, dari arah Jatiwangi melalui jalur Kadipaten-Cirebon, di jalan Prapatan anda tinggal berbelok ke arah kanan menuju arah Sumber dan Kuningan.

Tak begitu jauh dari perempatan, jalan yang lurus diapit hamparan sawah yang membentang di sisi kanan dan kiri jalan akan menyambut anda, serta aspal yang menghitam membuat Anda bersemangat untuk melewati setiap keloknya sebelum tiba di Cadas Gantung.

Jalan tersebut akan membawa Anda ke arah sebuah patok bertuliskan Cadas Gantung, tepatnya di samping Sekolah Dasar Negeri (3) Mirat, dari sana Anda tinggal mengarah lurus mengikuti arah jalan, sekitar 15 menit Anda akan sampai di lokasi.Setibanya di area parkir Anda akan diminta biaya parkir sebesar Rp 3 ribu.

Untuk sampai di lokasi Cadas Gantung, dari area parkir Anda harus berjalan menanjaki tebing kecil dan beberapa anak tangga, suasana terasa begitu nyaman, angin gunung seolah mengajak Anda untuk merasakan indahnya negeri ini.

Memasuki area Cadas Gantung, Anda akan diminta untuk membayar tiket masuk Rp 5 ribu, dari sana Anda akan memulai pendakian tebing-tebing kecil yang tidak terlalu curam untuk sampai di puncak, sesekali suara burung-burung liar dan serangga akan menyapa telinga Anda beriringan seperti sebuah tangga nada.

Saat tengadah, Anda akan melihat pancaran cahaya yang muncul dari celah-celah daun, kedua hal ini berpaduan membuat nyaman perasaan.

Setibanya di puncak Cadas Gantung, Anda akan mencium aroma angin gunung yang menyegarkan, paru-paru terasa lebih segar dari biasanya. Tak perlu risau, jika Anda lupa untuk membawa bekal makanan atau minuman karena di sekitar lokasi wisata ada beberapa warung yang menyediakan makanan.

VIAN
Batu-batu besar yang tertanam berjauhan menjadi spot-spot yang diminati para pengunjung untuk mengabadikan dirinya di Cadas Gantung

Batu-batu besar yang tertanam berjauhan menjadi spot-spot yang diminati para pengunjung untuk mengabadikan dirinya di Cadas Gantung, selain batu-batu besar yang alami ada juga Gazebo dan jembatan bambu yang sengaja dibuat untuk sekadar berteduh atau berfoto.

Fasilitas ini memperkuat kesan alami, sementara di tepian cadas dibangun pagar besi, untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.

Dari tepian barat area Cadas Gantung, keindahan akan membenamkan segala bentuk kegalauan, masalah, dan kerisauan. Pesonanya akan membayar lunas setiap lelah yang terasa saat di perjalanan menuju Cadas Gantung.

Anda tidak akan menyesal menempuh perjalanan panjang sebelumnya, tak salah jika Anda membawa pasangan Anda, hidup akan menjadi seolah raja dan ratu di atas ketinggian yang indah.

Menurut salah satu pengunjung, Ilham (25), Cadas gantung ini bisa menjadi destinasi wisata yang bisa diunggulkan oleh Majalengka, tempatnya yang tidak terlalu jauh membuat banyak pengunjung ingin mendatanginya, namun fasilitas umumnya harus ditambah lagi, seperti WC dan tempat beribadah.

“Asal perawatannya baik, saya kira ini bisa menjadi tempat wisata yang khas dan unik, apalagi tidak jauh dari sini ada air terjun Curug Gantung. Jadi, kita bisa satu kali perjalanan ke dua tempat wisata yang berbeda. Ya, Cadas Gantung ini cocok untuk melepas kepenatan, apalagi yang sehari-hari tinggal di kota, yang bising oleh kendaraan dengan cuaca yang panas, Cadas Gantung bisa menjadi obat semua itu,” katanya.

Pengunjung lainnya, Rahmi (19) mengatakan, sudah dua kali ke Cadas Gantung, tapi tetap tak ada bosannya apalagi sekarang warungnya tambah banyak dan ada jembatan bambunya. Daripada diam di rumah, sesekali tidak ada salahnya jika bepergian ke tempat wisata yang indah seperti Cadas Gantung ini.

“Dulu saya searching di google, tentang tempat wisata yang asik di Majalengka, setelah melihat gambar Cadas Gantung ini, saya tertarik untuk mengunjunginya. Lagipula rutenya tidak ribet, untuk kami perempuan. Maksudnya, standar dan tidak jauh, paslah pokoknya mah,” katanya sambil sedikit tersenyum.

VIAN

Loading Komentar....