fajarnews

Pesona Eksotisme Terasering Bukit Penyaweuyan

Redaksi : Andriyana | Rabu, 12 April 2017 | 16:57 WIB

IRGUN
Panyaweuyan kian melambung sebagai ikon obyek wisata terasering yang terletak Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Nama Bukit Panyaweuyan kini mulai dikenal memiliki keindahan panorama terasering pertanian yang luar biasa. Sejak diunggah ke media sosial, eksotisme panorama terasering terekspos tanpa batas.

Akibatnya, sejumlah fotografer profesional berbondong-bondong mengabadikan pesona eksotisme terasering Bukit Panyaweuyan dan langsung diunggah di media sosial masing-masing.

Tak ayal, nama Panyaweuyan kian melambung sebagai ikon obyek wisata terasering yang terletak Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Berkat postingan di akun media sosial itu, akhirnya para pecinta foto di belahan wilayah lain, bahkan negara lain mulai meliriknya. Hingga puncaknya pada awal 2016, ratusan fotografer sengaja datang dan menyempatkan mengambil gambar sudut-sudut pemandangan menakjubkan di Panyaweuyan.

Terasering yang bearti bangunan konservasi tanah dan air secara mekanis yang dibuat untuk memperpendek panjang lereng atau memperkecil kemiringan lereng dengan jalan penggalian dan pengurugan tanah melintang lereng.

Dulu, keindahan terasering yang berundak-undak, melingkar dan terkesan sangat rapih itu sama sekali tidak pernah dilirik, bahkan para petani bawang tak pernah peduli.

Bahkan, Kepala Dinas Parisiwisata dan kebudayaan Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman baru ngeuh setelah melihat ratusan unggahan foto Panyaweuyan. Padahal ia sendiri sering melewati terasering itu, melalui jalur jalan yang hanya cukup dilewati satu mobil ukuran kecil.

"Kita nanti akan mengembangkan berbagai penataan, tujuannya untuk mengundang banyak pengunjung agar semakin kerasan ketika berada di area Panyaweuyan itu," ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (12/4).

IRGUN
Sejak diunggah ke media sosial, eksotisme panorama terasering terekspos tanpa batas.

Sementara, tokoh fotografer senior Majalengka, Oka Supardan mengatakan, Majalengka memang punya banyak potensi wisata yang harus dikembangkan.

Hanya saja dari sekian banyak potensi selain ratusan curug dan bukit Panten Paralayang, Panyaweuyan merupakan salah satu wisata terasering terindah di Indonesia, selain yang ada di Bali.

"Saya bersyukur kini nama Panyaweuyan telah go international. Sebagian besar teman-teman pecinta foto meminta untuk singgah minta dianterin untuk dapat memotret keindahan Panyaweuyan," ungkapnya.

Oka mengatakan, menurut salah satu teman yang juga fotografer, terasering Panyaweuyan lebih indah dan lebih eksotis dibandingkan terasering yang ada di Vietnam.

"Teman-teman saya banyak yang mengatakan keindahan Panyaweuyan memang tiada duanya, hanya satu-satunya di Majalengka. Panyaweuyan memang telah mendunia," ujarnya.

IRGUN
Pada awal 2016, ratusan fotografer sengaja datang dan menyempatkan mengambil gambar sudut-sudut pemandangan menakjubkan di Panyaweuyan.

Untuk mencapai Bukit Panyaweuyan sedikitnya ada tiga jalur yang bisa ditempuh. Jalur pertama melalui terminal dan Pasar Maja lurus menanjak ke arah Curug Muara Jaya hingga ketemu jalan dua arah. Jika berbelok kanan menuju Curug Muara Jaya, sedangkan lurus bisa langsung area Panyaweuyan.

Jalur kedua, melalui arah Kantor Kecamatan Argapura. Dipertigaan pertama sebelum masjid besar, ambilah arah kiri sekira 20 menitan pengunjung akan tiba di titik bukit berbatu Panyaweuyan.

Jalur ketiga ini bisa dilalui dengan jalur yang sama yakni menuju kantor Kecamatan Argapura, hingga melewati kantor kecamatan Argapura menuju Desa Sagara, Cubunut hingga mentok di pertigaan dekat mushola kecil.

Ambillah belok kiri dan jika mau lanjut ke batu Panyaweuyan butuh waktu 30 menit, mengingat kondisi jalan yang kurang bagus.

IRWAN GUNAWAN

Loading Komentar....