fajarnews

WISATA ALAM : Menikmati Beningnya Telaga Biru Situ Cipanten

Redaksi : Andriyana | Rabu, 12 April 2017 | 16:27 WIB

IRGUN
Banyak para pengunjung menceburkan dirinya, berenang diantara beningnya air Situ Cipanten.

 

Fajarnews.com, MAJALENGKA - Satu lagi kawasan wisata alam yang sayang untuk dilewatkan bila melancong ke Kabupaten Majalangka. Wisata alam yang masih rindang dengan pepohonan itu dikenal dengan nama Situ Cipanten.

Situ Cipanten terletak di kawasan Gunung Kuning, Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka. Alam yang sejak nan perawan ditambah jernihnya air Situ Cipanten dijamin para pengunjung akan berlama-lama dan enggan pulang.

Tak heran bila  sejak sebulan terakhir ini lokasi situ alami yang airnya berasal dari sumber mata air pegunungan itu kian banyak dikunjungi. 

Menariknya lagi, dalam kondisi cuaca cerah air Situ Cipanten seakan membiru dan sangat jenih hingga terlihat dasar situ situ yang berkedalaman dua meter tersebut. Pengunjung seolah tak bosan memandang situ eksotik ditengah rimbunnya pepohonan.

Tak puas memandang telaga biru, banyak para pengunjung menceburkan dirinya, berenang diantara beningnya air Situ Cipanten.

Banyak alternatif menuju ke kawasan situ. Jika datang dari arah Sumber, Kabupaten Cirebon,  pengunjung akan menempuh jalur Rajagaluh – Sindang - Garawastu hingga mentok dipertigaan sebelum kantor Kecamatan Sindang.

Hanya butuh lima menit, pengunjung akan tiba di pintu masuk Cipanten. Jalur lainnya dari arah Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji - Sindang menuju arah Rajagaluh – Majalengka.

Tiba di pertigaan sebelum Pasar Tanjungsari, ambillah jalan belok kiri menuju arah Kantor Kecamatan Sindang. Sekira 20 menit bisa sampai ke lokasi.

Disarankan pengunjung harus ekstra hati-hati karena jalan akan dilalui terdapat tanjakan yang cukup ekstrim ditambah jalanan berlubang meski jalanan sudah dihotmix.

Saat ini wisata Situ Cipanten dikelola Karang Taruna desa setempat yang telah menata lingkungan situ seadanya.

Untuk memasuki Situ Panten, pengunjung harus merogoh kocek Rp 5 ribu sebagai pengganti tiket masuk. Cukup murah untuk menikmati sepuasnya keindahan alam Situ Cipanten.

Penggerak wisata Cipanten yang juga anggota Karang Taruna setempat, Dedi  menuturkan, awalnya Situ Cipanten merupakan sumber mata air alami untuk warga Gunung Kuning dan sekitarnya.

Seiring perkembangan waktu seiring menggeliatnya potensi wisata Majalengka, pihaknya mulai mengambil inisiatif untuk menata lokasi situ supaya bisa menghasilkan pemasukan.

"Penataan akan terus dilakukan karena kami percaya Situ Cipanten ini punya keunggulan khas, salah satunya airnya terlihat sangat jernih dan sangat alami yang berwarna hijau kebiruan,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Gunung Kuning, Yahya mengatakan, kendala utama untuk mengembangkan penataan obyek wisata Cipanten adalah modal dan hak kepemilikan tanah.

Mayoritas tanah di dekat area Situ Cipanten sebagian besar milik warga. Sementara sebagian warga masih menolak untuk dibebaskan atau dibeli pihak pemdes.

"Kalaupun warga setuju, harganya tinggi sedangkan pemerintah desa tidak punya anggaran untuk pembebasan lahan senahal itu. Untuk sementara, penataan dilakukan hanya alakadarnya saja dan diserahkan semuanya kepada Karang Taruna Desa," ucap Yahya.

IRWAN GUNAWAN

Loading Komentar....