fajarnews

Keraton Kasepuhan Dipercaya Jadi Tuan Rumah FKN 2017

Redaksi : Andriyana | Rabu, 5 April 2017 | 20:19 WIB

Fajarnews.com, CIREBON - Sudah 20 tahun yang lalu, Keraton Kasepuhan Cirebon pernah menjadi tuan rumah Festival Keraton Nusantara (FKN) tepatnya pada tahun 1997 dan sekarang tahun 2017 Keraton Kasepuhan mendapatkan kepercayaan lagi untuk menyelenggarakan FKN yang akan dilaksanakan tanggal 15-20 September 2017 mendatang.

Hal itu dikemukakan Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat sebelum memimpin Rapat Koordinasi Tertutup Persiapan FKN XI, yang dihadiri pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Cirebon di Keraton Kasepuhan, Rabu (5/4). Menurutnya, kegiatan FKN ini direncanakan akan diikuti sekitar 50 keraton dan 10 ribu orang dari berbagai daerah di nusantara dan luar negeri.

“Acara FKN ini terdiri dari kirab keraton, pagelaran kesenian, pameran benda keraton, upacara adat keraton, musyawarah pertemuan para raja dan sultan serta pagelaran kesenian dan pameran rakyat, yang akan berlokasi di Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan dan Gua Sunyaragi,” kata Sultan

Melalui kegiatan FKN, Sultan Arief meminta kepada masyarakat, seniman, budayawan, dan pemerintah untuk menjadi tuan rumah yang baik, santun, ramah serta mengambil kesempatan sebaik-baiknya untuk menjadikan Cirebon menjadi tempat yang aman, nyaman, tertib, dan penuh kenangan.

Ia mengklaim kegiatan FKN akan berdampak positif yang baik, karena hotel akan penuh oleh pengunjung, termasuk restoran, kuliner, transportasi dan rumah makan pun akan sama. Selain itu, lanjut dia, para pengunjung juga akan mencari oleh-oleh khas Cirebon, seperti makanan, cinderamata, dan lain-lainnya.

“Diharapkan nanti para seniman, budayawan dan sejarawan juga ikut memanfaatkan iven ini, karena dengan mudah untuk menimba ilmu dari mereka semua dalam satu iven keraton nusantara yang kumpul di Cirebon,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan FKN ini juga sebagai ajang silaturahmi dari keraton, budaywan, seniman dan masyarakat. Dirinya pun berharap semua sekolah bisa ikut terlibat pada FKN ini untuk belajar tentang sejarah keraton, pusaka, kesenian, prajurit lainnya yang bisa dipelajari dari seluruh keraton di Indonesia.

Saat dikonfirmasi terkait jumlah anggaran yang akan dikeluarkan, Sultan Arief belum bisa memberitahukan berapa anggaran yang akan dihabiskan dalam kegiatan FKN ini, karena saat ini pun baru rapat koordinasi yang pertama.

“Belum tentu juga dalam waktu dekat Cirebon mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah, makanya saya meminta agar semua stekholder untuk memanfaatkan FKN ini,” tutur dia.

Adapaun target kegiatan FKN ini adalah kedepan Cirebon akan lebih dikenal lagi dan menjadi destinasi wisata serta dapat meningkatkan kunjungannya ke Cirebon. “Kami juga akan mengundang peninjau dari keraton di luar negeri , Dubes, dan wisatawan asing untuk hadir dalam kegiatan ini,” tandasnya.

WINARNO

Loading Komentar....