fajarnews

Libur Tahun Baru, Ribuan Orang Padati Destinasi Wisata di Kota Cirebon

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 2 Januari 2017 | 09:30 WIB

Winarno
Sejumlah wisatawan menikmati suasana Taman Air Gua Sunyaragi, memanfaatkan libur tahun baru, Minggu (1/1).*

 

Fajarnews.com, CIREBON- Ribuan orang dari berbagai daerah mendatangi beberapa tempat wisata di Kota Cirebon, seperti Taman Air Gua Sunyaragi (TAGS), Keraton Kasepuhan, Taman Ade Irma Suryani (TAIS),  Pantai Kejawanan dan lain-lainnya. Mereka memanfaatkan momen liburan tahun baru yang bertepatan dengan hari, Minggu (1/1).

Padatnya pengunjung di sejumlah destinasi wisata di Kota Cirebon tersebut, juga dipicu momen liburan sekolah. Bagi warga luar Cirebon, destinasi wisata sejarah dan religius menjadi salah satu tujuan utama.

dimanfaatkan sejumlah anak-anak hingga dewasa.  Pasalnya momen liburan kali ini juga bertepatan dengan liburan sekolah,  sehingga masyarakat berbohong - bondong untuk melihat destinasi wisata sejarah dan juga religius yang ada di Cirebon.

Bahkan bukan hanya menikmati kunjungan tempat wisata, wisatawan pun mencicipi sejumlah makanan khas Cirebon seperti tahu gejrot, empal gendong, nasi jamblang, nasi lengko dan makanan khas lainnya.

Pantauan fajarnews.com di tiga lokasi destinasi wisata di Kota Cirebon, yakni TAGS, Keraton Kasepuhan dan TAIS mendapati, tiga lokasi wisata tersebut mengalami peningkatan kunjungan wisata yang cukup signifikan. Jumlah pengunjung bahkan meningkat tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa.

Salah satu pengunjung Taman Air Gua Sunyaragi, Gatot Sunyoto, asal Tegal mengatakan, dirinya bersama keluarga dan teman-temannya datang ke wisata TAGS merupakan yang pertama. Biasanya Gatot bersama keluarganya itu sering berlibur di pantai yang ada di Tegal, kecuali liburan kali ini.

"Saya tahu wisata ini dari teman asal Cirebon. Setelah datang kesini ternyata unik, karena bangunannya seperti candi-candi peninggalan kerajaan Hindu-Budha," kata Gatot, saat ditemui fajarnews.com di TAGS.

Gatot bersama keluarga dan rekan-rekannya itu mulai berangkat dari Tegal sejak pukul 09.00 WIB. Gatot yang ditemani istri dan kedua anaknya tersebut terlihat menikmati momen liburan tahun baru.

"Goanya bagus, unik. Setelah dari sini, kami niatnya akan berkunjung ke Keraton Kasepuhan dan ziarah di Sunan Gunung Jati," ucapnya.

Sementara itu, salah satu pemandu TAGS, Akhmad menyatakan, jumlah wisata yang datang sangat banyak, berbeda dengan hari minggu biasa. Bahkan kunjungannya kali ini sama ramainya ketika hari raya Natal beberapa pekan lalu.

"Untuk tiket sendiri tak ada kenaikan, hanya bayar Rp 10 ribu untuk umum dan Rp 8 ribu untuk pelajar. Sedangkan untuk menyewa guide sendiri itu sekitar Rp 50 ribu," kata dia.

Terpisah, salah satu pengunjung di Keraton Kasepuhan, Asep dari Sumedang mengaku baru pertama kali berkunjung ke Keraton Kasepuhan. Ia mengaku ingin mengetahui sejarah tentang Cirebon beserta peninggalannya yang masih ada itu.

"Tadi saya sama temen rombongan ingin tahu kaya gimana sih wujud bangunan Keraton Kasepuhan. Ternyata setelah lihat unik juga ya, karena bangunan peninggalan zaman dahulu masih berdiri kokoh," kata Asep.

Selain itu, lanjut dia, kedatangannya ke Keraton kasepuhan pun tak perlu merogoh kocek cukup mahal, karena wisatawan hanya dikenai tiket sebesar Rp 15 ribu.

"Lumayan cukup menambah wawasan juga tentang sejarah Keraton Kasepuhan," imbuhnya.

Kemudian pengunjung wisata TAIS, Ratna Ayu Ningsih menuturkan, kunjungan ke TAIS ini adalah yang kedua kalinya. Pasalnya, putri kesayangannya yang berumur delapan tahun itu sangat senang ketika diajak berlibur ke tempat itu.

"Karena sudah pernah kesini, jadi putri saya ketagihan. Karena selain bisa bermain air, di sini juga bisa bermain wahana lainnya dan juga bisa ngadem di bawah pohon. Jadi gak bosen deh," katanya.

Senada, salah satu petugas di TAIS,  Neneng menambahkan, kunjungan wisata ke TAIS cukup tinggi, bahkan tiga kali lipat jika dibandingkan dengan hari minggu biasanya.

"Untuk tiket masuk hanya bayar Rp 35 ribu per orang. Tapi untuk masuk ke kolam renang dan mencicipi wahana bermain ada tambahan lagi dari Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu," tandasnya. 

WINARNO

 

Loading Komentar....