fajarnews

Dubes Australia Kunjungi Keraton Kasepuhan, Ingin Kembangkan Potensi Pariwisata dan Pendidikan

Redaksi : Andriyana | Kamis, 29 September 2016 | 14:58 WIB

WIN
Dubes Australia untuk Indonesia, Paul Gregson tengah melihat benda pusaka di museum Keraton Kasepuhan

Fajarnews.com, CIREBON - Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Paul Gregson berkunjung ke Keraton Kasepuhan untuk melihat kebudayaan, kultur, arsitektur keraton hingga peninggalan zaman kerajaan Islam Cirebon.

Dalam kunjungannya tersebut dirinya berencana ingin kembangkan potensi pendidikan dan pariwisata.

“Setelah bertemu Sultan Kasepuhan, dan melihat sekitar keraton. Ternyata, Cirebon itu mempunyai potensi yang baik untuk dikembangkan, khususnya dibidang pendidikan dan pariwisata,” ungkap Paul Gregson melalui transliter Indonesia kepada awak media, Rabu (28/9).

Ia mengatakan, sebetulnya Cirebon sangat terkenal akan kebudayaan dan kulturnya. Maka dari itu, prospek kedepan bersama Kedubes Autralia dan Indonesia berencana akan mengembangkan potensi Cirebon, terutama di bidang pendidikan dan pariwisata.

“Kita akan lihat dulu program Australia dulu. Apakah ada kesempatan pendidikan, melalui beasiswa untuk belajar kultur dan seni Cirebon. Saya akan lihat juga ke Australia apakah ada tenaga ahli untuk pengembangan sebuah museum,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, Cirebon juga bisa dikembangkan dari sisi peternakan, makanya dirinya juga berencana akan membicarakan lebih lanjut tentang pengiriman tenaga ahli bidang peternakan dari Australia untuk Indonesia, khususnya Cirebon.

“Sebetulnya kunjungan ke Cirebon ini yang pertama. Dan sangat penting bagi saya untuk melihat daerah lain selain Jakarta, seperti Cirebon. Karena banyak keragaman budaya, dari mulai arsitektur, kesenian, kultur dan peninggalan zaman dulu,” jelasnya.

Ia juga memahami bahwa keraton Cirebon ini tengah dikembangkan lagi untuk pariwisata, kebudayaan, kesenian dan peninggalan zaman dulu. Sehingga dirinya bersama Kedubes Australia bisa mengembangkan potensi yang ada di Cirebon. Pasalnya, infrastruktur Cirebon juga sangat baik.

“Kunjungan saya kesini sebagai pengalaman diri dan menurut saya keraton Cirebon adalah hal yang unik. Karena Cirebon ini berbeda dengan daerah lain, karena banyak keragamannya. Dan ternyata Cirebon sendiri banyak sekali dipengaruhi dari kebudayaan Cina,” ujarnya.

Sementara itu, Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat menyambut baik kedatangan Dubes Australia untuk berkunjung ke Cirebon, khususnya ke keraton. Sultan Arief berharap kedatanganya ini bisa membawa pemerintahan Australia untuk mengembangkan pariwisata di Cirebon, khususnya keraton.

“Keraton Kasepuhan ini memiliki potensi untuk dikembangkan oleh pemerintahan Australia, khususnya dari sisi pariwisata, baik arsitektur, kesenian dan lain-lainya,” tandasnya.

WINARNO

Loading Komentar....